M Taufik dan Mardani Berebut Kursi Wagub. Ingat Jangan Asal Comot, Kasihan Anies!

Figur calon wakil gubernur tersebut juga paham soal macet, banjir, ekonomi kerakyatan hingga dunia olahraga

M Taufik dan Mardani Berebut Kursi Wagub. Ingat Jangan Asal Comot, Kasihan Anies!

Jamron, Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)

Jakarta, BerlimaNews -- Partai Gerindra dan PKS sebaiknya tidak asal comot. Sebab tokoh yang pas menggantikan Sandi adalah orang yang berani, cepat dan paham ibukota. 

Jika salah pilih maka Anies Baswedan sebagai gubernur akan kerepotan. "Kalau asal pilih bahaya. Harus figur yang paham ibukota dan berani dalam mengambil keputusan," ungkap Jamron, Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) kepada wartawan. 

Bukan hanya berani kata Jamron, figur tersebut juga paham soal macet, banjir, ekonomi kerakyatan hingga dunia olahraga. "Jakarta itu miniatur Indonesia. Jadi dibutuhkan figur yang pas dan cakap dalam mengelola ibukota," ungkap mantan aktivis mahasiswa ini. 

Dia meminta agar PKS tidak arogan dan memaksakan kehendak sendiri. Karena Jakarta itu persoalannya kompleks. "Inikan bukan soal barter politik dan jatah-jatahan. Tapi demi kemajuan ibukota," tegas Jamron. 

Ketika ditanya siapa yang pas, Jamron langsung menyebut nama M Taufik. Kata dia, Taufik adalah politisi yang paham ibukota dan bisa diterima semua kalangan dari tokoh agama, ulama, pemuda dan para penggiat olahraga serta politisi di Jakarta hingga pengusaha. 

Taufik kata Jamron juga mampu mengimbangi kinerja Anies Baswedan. "Taufik bisa menjadi pelengkap dari Anies. Ini buat kepentingan warga Jakarta," terangnya.