Satu Ton Rendang dari Pemprov Sumbar untuk Korban Gempa Lombok

Jasman menjelaskan, pengumpulan rendang dari setiap SKPD yang ada sudah dimulai sejak Selasa kemarin, 7 Agustus 2018, dengan jumlah rendang yang terkumpul sebanyak 400 kilogram

Satu Ton Rendang dari Pemprov Sumbar untuk Korban Gempa Lombok

Kuliner Minang Terenak di Dunia untuk Bantu Korban Terdampak Gempa d Lombok

Padang, BerlimaNews - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan mengirimkan satu ton rendang siap saji untuk korban terdampak gempa bumi berkekuatan 7.0 SR di Lombok. Kuliner khas Minang yang tahan lama tersebut akan dikirim beberapa tahap. 

Tahap pertama didistribusikan ke pos pengungsian yang tersebar di Lombok pada Kamis 9 Agustus 2018. "Rendang satu ton ini kami kirim untuk membantu korban gempa yang kekurangan bahan makanan. Rendang kami kumpulkan secara mandiri dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada," kata Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, Rabu, (08/08/2018).

Jasman menjelaskan, pengumpulan rendang dari setiap SKPD yang ada sudah dimulai sejak Selasa kemarin, 7 Agustus 2018, dengan jumlah rendang yang terkumpul sebanyak 400 kilogram. Walau ditargetkan sebanyak satu ton, namun Pemprov Sumbar berharap para pegawai dan masyarakat umum juga dapat ikut tergerak untuk menyumbangkan rendang.

Masakan rendang sendiri dipilih sebagai sumbangan kepada korban gempa karena sifatnya yang tahan lama dan memiliki kandungan gizi yang cukup. "Satu ton rendang itu target kami. Mudah-mudahan dapat dikirim dengan jumlah yang lebih banyak lagi. Selain rasa yang lezat, rendang juga dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama. Kita berharap masyarakat umum juga turut membantu dengan mengirimkan rendang," ujar Jasman.

Rendang ini, kata Jasman, akan langsung disalurkan oleh Pemprov Sumbar kepada Pemprov NTB pada Kamis, 9 Agustus 2018, dalam bentuk kemasan. Hal ini juga pernah dilakukan sebelumnya pada tahun 2016 lalu. Waktu itu, satu ton rendang dikirim ke korban gempa bumi di Pidie, Aceh.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumbar, Syahrazad Jamil, mengatakan pengiriman bantuan rendang itu sebagai bentuk keprihatinan pemerintah atas peristiwa gempa bumi yang menimpa masyarakat Lombok.

Syahrazad menjelaskan, untuk proses pengiriman rendang akan dilakukan dengan menggunakan jalur udara. Pengiriman itu dilakukan oleh tim BPBD yang langsung menuju ke Lombok. “Selain rendang yang menjadi fokus bantuan terhadap korban gempa, kita juga mengirim bantuan uang uang tunai,” katanya.

Terkait pengiriman tenaga relawan, Syahrazad mengatakan, BPBD Sumbar masih melakukan diskusi. Namun, dia menegaskan secepatnya relawan akan segera diberangkatkan, karena ini merupakan misi kemanusiaan.