Berbagai Merek Kosmetik Ilegal Disita BPOM RI dari Sebuah Gudang di Tangerang

Nilai Kosmetik dan obat tradisonal Ilegal yang disita BPOM RI mencapai Rp 41.5 miliar. Pelaku dikenai pasal Pasal 196 dan 197 Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 dan  Pasal 62 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999.

Berbagai Merek Kosmetik Ilegal Disita BPOM RI dari Sebuah Gudang di Tangerang

Ilustrasi Kosmetik Ilegal

Jakarta, BerlimaNews – Kosmetik dan obat tradisonal Ilegal, berhasil diungkap oleh BPOM RI dari sebuah  Kawasan Pergudangan Surya Balaraja – Tangerang, Senin (6/8/2018).

Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 3.830 tong bahan baku, ribuan produk ilegal dan kadaluarsa, 148 rol bahan kemasan primer kosmetik berhasil disita oleh petugas. Berbagai produk dengan berbagai merek, merupakan barang ilegal.

“Temulawak Two Way Cake, New Papaya Whitening Soap, Collagen Plus, NYX Pensil Alis, MAC Pensil Alis, Revlon Pensil Alis, Pi Kang Shuang, Fluocinamide Ointment, dan Gingseng Royal Jelly Merah, adalah beberapa merek produk ilegal yang kami temukan kali ini”, ungkap Hendri Siswadi, Deputi Bidang Penindakan BPOM RI di Jakarta, Selasa (7/8/2018). Seluruh barang sitaan tersebut, bernilai Rp 41.5 miliar.

Dalam kasus tersebut, pelaku melanggar Pasal 196 dan 197 Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Lalu, Pasal 62 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 2 miliar.