Berbagai Elemen Lakukan Aksi di Depan Gedung MK, Tolak PT 20 Persen

Ratusan orang melakukan aksi damai di depan gedung Mahkamah Konstitusi, untuk menuntut para hakim MK bisa menganulir tentang Presedential Threshold 20 persen.

Berbagai Elemen Lakukan Aksi di Depan Gedung MK, Tolak PT 20 Persen

Aksi di depan gedung MK yang dilakuakan berbagak elemen, Kamis (12/7/2018). (Foto: Ronalds).

Jakarta, BerlimaNews - Sekitar pukul 10.00 WIB, ratusan orang dari berbagai elemen berkumpul didepan gedung Mahkamah Konstitusi  MK untuk melakukan aksi damai. Aksi tersebut dilakukan, untuk menolak Presedential Threshold (PT) 20 persen. Dalam aksi tersebut ada beberapa tokoh, yang juga turut serta dalam aksi tersebut. 

Salah satunya yaitu Ratna Sarumpet, yang mengatakan untuk melawan apa yang sudah dibuat oleh elit-elit politik. "Dengan adanya PT 20 persen, Yang terampas adalah kedaulatan rakyat, jadi ini sangat tidak bertanggung jawab. Ini dibuat oleh elit-elit politik, yang digunakan untuk kepentingan beberapa golongan saja," ujar Ratna di depan gedung MK, Jakarta. Kamis (12/7/2018).

Selain itu juga ada, Sam Aliano yang juga sampaikan orasinya. "Saya tidak akan menolak jika disuruh naik oleh Ratna, dan oleh karena itu, pak hakim juga tidak boleh menolak gugatan yang merupakan suara rakyat. Ini menentang demokrasi, dan merugikan kita semua," kata Sam.

Elemen yang turut serta dalam aksi tersebut, mulai dari Mahasiswa, gerakan pemuda dan masyarakat, hingga para buruh. Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung.