Rumah Dinas Akan Dibangun, Untuk Pejabat ASN, TNI, Polri dengan Eselon 1,2 dan 3

Para pejabat eselon 1,2 dan 3 akan disediakan rumah dinas, untuk memunjang kerja tugas mereka yang sering berpindah-pindah.

Rumah Dinas Akan Dibangun, Untuk Pejabat ASN, TNI, Polri dengan Eselon 1,2 dan 3

Ilustrasi bangunan vertikal.

Jakarta, BerlimaNews - Dari hasil rapat yang dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, berencana untuk memperluas fasilitas rumah dinas untuk kebutuhan pejabat eselon 1,2, dan 3.

Rumah dinas tersebut rencananya, disediakan bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polisi Republik Indonesia (Polri) dengan jabatan eselon 1, 2, dan 3. Saat ini, rumah dinas kementrian disediakan hanya untuk menteri saja. 

"Fokus yang pertama adalah bagaimana menyelesaikan masalah rumah dinas, kemudian bagi instansi vertikal kaya polisi, Kejaksaan, TNI, yang pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, itu juga harus ada rumah dinas sehingga mudah dipindahkan," jelas Sofyan di Jakarta, Selasa (10/7/2018). 

Penyediaan rumah dinas tersebut, menjadi sebuah hal yang penting. Alasannya, karena jabatan mereka yang kerap mengalami mutasi atau perpindahan. “Karena kalau tidak, berat sekali bayangkan dipindahkan dan di sana harus cari tempat lagi. Kalau sudah ada rumah jabatan tidak akan ada masalah, mereka datang rumah sudah ada,” jelasnya.

Rumah dinas yang akan dibangun, rencananya berkonsep hunian vertikal. Konsep tersebut dipilih, agar tidak memakan terlalu banyak lahan bahkan dapat dilakukan pembangunan taman di area rumah dinas. “Untuk rumah jabatan (dinas), lahannya akan menggunakan lahan yang dimiliki instansi, bisa kita gunakan,” katanya.

Untuk lahannya sendiri, akan disediakan oleh Kementerian ATR. Namun, untuk kebutuhannya akan dihitung terlebih dahulu oleh pemerintah. "Rumah jabatan (dinas) itu harus dilihat dahulu berapa banyak yang dibutuhkan, sehingga akan dibangun dahulu (bertahap), kan enggak mungkin dibangun sekaligus seluruhnya," kata dia.