Rizal Ramli : Sistem Pemilihan Pemimpin di Indonesia Bertentangan Dengan UUD 1945

Dengan sistem pemilihan presiden sekarang, melanggengkan money politik dan praktik politik dagang sapi.

Rizal Ramli : Sistem Pemilihan Pemimpin di Indonesia Bertentangan Dengan UUD 1945

Sharing diskusi Presidential Threshold bersama Rizal Ramli di Jakarta, Senin (9/7/2018). (Foto: Ronalds).

Jakarta, BerlimaNews - Dr Rizal Ramli mengatakan, bahwa sistem pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung di Indonesia bertentangan dengan UUD 1945. Rizal juga mengatakan, seharusnya siapa saja bisa mencalonkan diri sebagai Presiden.

Menurutnya, jika pada Pilpres 2019 nanti akan banyak hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Apalagi, jika ketetapan Presidential Threshold (PT) 20 persen dihapuskan.

“Temen-teman mengajukan supaya PT nol persen. Ada kekawatiran kalau nol calonnya akan banyak. Tidak ada masalah karena nanti pada tidak gelontoran dana,” kata Rizal Ramli, di Jakarta Senin (9/7/2018) petang.

Dengan PT 0 persen, kata Rizal tidak akan ada proyek dagang sapi. Justru sistem Pemilihan pemimpin di Indonesia sekarang ini, juga melanggengkan money politik dan praktik politik dagang sapi, di mana orang yang tidak kompeten tetap didukung partai karena memiliki uang.

Sebagi contoh Rizal menceritakan, tentang proses pemilihan di Prancis. Dimana, Emmanuel Macron yang merupakan tokoh baru membuat partai dengan berbekal anggora di Facebook yang berjumlah 200 ribu orang.

Namun, partai besutan Emmanuel Macron itu bisa ikut pemilu melawan partai dan tokoh besar. Partai tersebut bahkan tampil sebagai pemenang karena rakyat Prancis ingin perubahan di negaranya.