Bekraf Dukung Industri Street Wear Indonesia

Lima label street wear Indonesia akan diajak untuk memamerkan hasil karya mereka, dalam ajang Agenda Show 2018 yang akan berlangsung di California, Amerika Serikat.

Bekraf Dukung Industri Street Wear Indonesia

Bekraf ajak lima label street wear Indonesia, untuk memamerkan karyanya di Amerika Serikat.

Jakarta, BerlimaNews - Perkembangan produk streetwear, di Indonesia terus berkembang. Oleh karena itu Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan kesempatan kepada lima lini busana lelaki, untuk memamerkan karyanya di Agenda Show 2018 yang akan berlangsung di California, AmerikaSerikat.

Acara tersebut akan berlangsung, pada 28-30 Juni 2018. Dalam pagelaran tersebut, merupakan Agenda Show merupakan pameran fesyen khusus kategori streetwear, action sport, denim, footwear, surfing, dan skate.

"Keikutsertaan ini mencerminkan salah satu upaya Bekraf untuk terus meningkatkan fesyen sebagai sektor unggulan di Indonesia,” ujar Ricky Pesik, Wakil Kepala Bekraf. 

Ricky berharap, dengan dukungan ini, industri fesyen streetwear tanah air semakin berkembang pesat dan mendapat tempat di hati dunia. Apalagi subsektor fesyen, merupakan subsektor kedua yang berkontribusi sangat besar terhadap sektor ekonomi kreatif nasional.

Lima label streetwear yang terpilih, yang terdiri dari Elhaus, Monstore, OldblueCo, Paradise Youth Club, dan Pot Meets Pop ini terpilih berdasarkan seleksi administrasi, orisinalitas desain, legalitas, dan kesiapan memasuki pasar internasional. 
Kelima label streetwear tersebut akan membawa karya terbaru mereka dengan ciri khasnya masing-masing.

"Lima label ini juga sudah memiliki rekam jejak yang baik di pasar lokal dan beberapa negara lain," ungkap Ricky. Seperti Elhaus dengan modern menswear dan denim, Paradise Youth Club dengan inspirasi gaya hidup 90’s skate dan musik, OldblueCo yang fokus di produksi denim, Monstore yang memiliki koleksi unisex, apparel, dan home, serta Pot Meets Pop asal Bandung yang berkreasi dengan aneka denim rancangan modern.