Sentuhan Filosofi Jawa di Synthesis Residence Kemang

Sentuhan heritage Indonesia, menjadi sebuah hal yang unik dalam proyek Apartemen Synthesis Residence Kemang.

Sentuhan Filosofi Jawa di Synthesis Residence Kemang

Apartemen Synthesis Residence Kemang.

Jakarta, BerlimaNews – Sebagai salah satu pengembang properti ternama di Indonesia, Synthesis Development selalu memberikan sentuhan heritage Indonesia dalam proyeknya. Hal tersebut dilakukan, sebagai salah satu bentuk melestarikan kekayaan budaya Nusantara. Satu proyek hunian yang juga mendapatkan sentuhan tersebut, yakni apartemen Synthesis Residence Kemang yang di atas lahan seluas 2 hektare dengan total hunian 1.188 unit ini.

Ada satu tema yang diusung oleh Synthesis Development, yaitu “Indonesia Is Me” dengan maksud berbagi informasi tentang budaya Indonesia, serta apresiasi terhadap budaya dan kreativitas lokal dari tokoh Indonesia yang karyanya terinspirasi oleh kekayaan Indonesia dan memberikan perubahan positif bagi masyarakat di Indonesia.

Indonesia Is Me bagi Synthesis Development adalah wujud komitmen, karena sebagai pengembang properti Synthesis Development dikenal selalu memberikan karakteristik sentuhan heritage Indonesia pada setiap karya properti yang dibangun. Salah satunya Synthesis Residence Kemang, kawasan hunian apartemen di kawasan Ampera Kemang yang sedang dalam proses pembangunan,” Jelas Imron Rosyadi, Property Investment Advisor Synthesis Development.

Ada nuansa filosofi Jawa yang disematkan dalam proyek apartemen Synthesis Residence Kemang, seperti ornamen Batik Kawung, Rumah Joglo, dan patung bertema Bancak Doyok menjadi ornamen bangunan. Bahkan nama tiga tower yang akan dibangun pun menggunakan nama tokoh pewayangan Jawa. Sebut saja Nakula, Sadewa dan Arjuna. Di depan Rumah Joglo itu, untuk melengkapi nuansa etnik, dibuatlah patung Bancak Doyok karya pematung Wahyu Santosa.

“Kami memberikan sentuhan Batik Kawung pada sisi interior dan eskterior apartemen. Nuansa Rumah Joglo bisa akan menjadi tampilan pada bagian lobby di dua menara kembar, Nakula Sadewa,” kata Imron.