ASEAN Rice Bowl Startup Awards Kembali di Gelar

Ajang penghargaan bergengsi bagi para pemilik startup kembali digelar, yang akan berlangsung dalam dua tahap yaitu nasional dan juga regional.

ASEAN Rice Bowl Startup Awards Kembali di Gelar

 ASEAN Rice Bowl Startups Awards telah memperoleh lebih dari 1,000 nominasi dari seluruh ASEAN.

Jakarta, BerlimaNews - Acara penghargaan untuk para pemilik startup kembali digelar, acara tersebut bertajuk ASEAN Rice Bowl Startup Awards (Rice Bowl). Penghargaan tersebut kembali digelar, untuk merayakan startups ASEAN yang terbaik. Nominasinya sudah di buka dari tanggal 1 Mei untuk tahun ke empat kalinya acara yang bergengsi ini.

Rice Bowl Startup Awards akan berlangsung dalam dua tahap, yaitu nasional dan juga regional. Pada 31 Juli 2018, sepuluh negara ASEAN akan mengumumkan pemenang-pemenang bagi setiap negara di antara Augustus hingga September 2018.

Sebagai ruang pertandingan yang resmi untuk Global Startup Awards (GSA), pemenang ASEAN Rice Bowl akan bertanding sama pemenang dari negara lain seperti Nordic Startup Awards, Central Europe Startup Awards, South Asia Startup Awards dan South Africa Startup Awards di wadah akhir / finale GSA untuk tahun 2019. Ini meberi jalan pada startups dari Indonesia untuk bersaing di peringkat global.

Di tahun sebelumnya,  ASEAN Rice Bowl Startups Awards telah memperoleh lebih dari 1,000 nominasi dari seluruh ASEAN untuk 15 anugrah dalam mencari yang terbaik bagi setiap kategori. Antara yang pernah menang termasuk GoJek (Indonesia), Grab (Singapura), Eatigo (Thailand), Star Ticket (Myanmar), QuikWire (Philippines) dan Zoom (Malaysia).

New Entrepreneurs Foundation, yang kantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia yang juga pemilik brand Rice Bowl, ingin memberitahu terpilihnya perusahaan lokal Indonesia, the Winner Institute sebagai Country Partner dan juga hos untuk 2018 ASEAN Rice Bowl Startup Awards Gala.

Untuk tahun ini, The Winner Institute akan bergandeng bersama Connext Coworking Space by Marquee, Asosiasi Tech Startup Indonesia (Atsindo) dan Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI).

Kolaborasi ini akan membantu melancarkan penyertaan startups dari Indonesia. Untuk tahun ini, Country Partner, The Winner Institute juga berharap dapat menambah lagi penyertaan dari komunitas startups Indonesia kepada 200 peserta.