Setelah Sukses di Musim Pertama, HOOQ Kembali Adakan HOOQ Filmmakers Guild 2018

HOOQ layanan Video on Demand terbesar di Asia Tenggara memulai pencarian naskah terbaik berikutnya yang akan diproduksi meniadi serial penuh dan ditayangkan di HOOQ maialul HOOQ Filmmakers Guild musim kedua.

Setelah Sukses di Musim Pertama, HOOQ Kembali Adakan HOOQ Filmmakers Guild 2018

Konferensi pers HOOQ Filmmakers Guild 2018 di Jakarta, Senin (4/6/2018). (Foto: Ronalds)

Jakarta, BerlinaNews - Setelah sukses dimusim pertamanya, kini HOOQ Filmmakres Guild kembali digelar pada tahun 2018 ini. HOOQ Filmmakers Guild merupakan proyek besar di tingkat Asia Tenggara dalam membantu para sineas berbakat untuk merealisasikan ide mereka meniadi serial TV. 

"Karena sukses tahun lalu, Filmmakers Guild musim kedua diadakan lagi. Ini adalah pencarian naskah. Tahun lalu 500 yang memasukkan dari berbagai negara. Dari Indonesia ada dua yang masuk," ujar Guntur Siboro, Country Director HOOQ, saat konferensi pers di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Format penjurian akan mengikuti aturan yang sama di jajaran juri yang terdiri dari para sineas papan atas Asia bersama pelanggan HOOQ akan menentukan pemenang yang naskahnya akan diproduksi secara keseluruhan. Sutradara pemenang penghargaan asal indonesia Mouly Surya kembali menjadi juri dari kompetisi ini bersama juri dari negara lainnya.

"Dia akan memilah naskah yang masuk dari Indonesia untuk bertarung dengan naskah dari negara lain, sekaligus memberikan filmmaking workshop bagi finalis di Indonesia," ujar Guntur.

Pendaftaran terbuka untuk peserta dari Singapura, Thailand, Indonesia, india, Filipina, Vietnam, Malaysia dan Kamboja. dimulai pada pertengahan bulan Mei hingga 31 Juli 2018, dengan ketentuan peserta merupakan profesional di industri film yang memiliki pengalaman dalam memproduksi film.

Nantinya, lima naskah terbaik akan mendapatkan pendanaan sebesar USD$30.000 atau sekitar Rp. 400 juta untuk diproduksi menjadi episode perdana yang akan tayang di HOOQ. Peserta diharuskan mengirim naskah untuk serial penuh dengan maksimal 13 episode untuk satu musim. Tidak ada batasan genre, namun proposal dan produksi harus menggunakan bahasa lokal dari negara mana peserta tersebut berasal.