7 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Tarian Erotis di Siang Bolong

Polres Jepara, Jawa Tengah, kembali menetapkan empat tersangka baru setelah tiga tersangka ditetapkan sebelumnya sebagai buntut pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini, Jepara pada Sabtu 14 April siang.

7 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Tarian Erotis di Siang Bolong

Buntut pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini, 7 orang ditetapkan sebagai tersangka. (istimewa)

Jepara, BerlimaNews - Polres Jepara, Jawa Tengah, kembali menetapkan empat tersangka baru setelah tiga tersangka ditetapkan sebelumnya sebagai buntut pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini, Jepara pada Sabtu 14 April siang.

Tiga tersangka di antaranya adalah para perempuan cantik yang berperan sebagai penari erotis. Ketiga penari erotis tersebut adalah berinisial K asal Purwokerto, E asal Pati, dan V asal Semarang, serta agennya berinisial EE.

"Jumlah tersangka ada tujuh orang yakni dari panitia dua orang inisial B dan H, kemudian perantara inisial A, lalu tiga penari dengan inisial E, V, dan K. Satu lagi adalah mami dari tiga penari yang ikut memfasilitasi yakni E," kata Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Suharto.

Menurutnya, tiga penari erotis itu dengan kesadaran menyerahkan diri ke kantor polisi. Mereka dianggap kooperatif selama pemeriksaan dan memberi keterangan sesuai yang diketahuinya.

"Mereka ini mengira jika acara tersebut (tari erotis) sudah mendapat izin dari aparat kepolisian, makanya mereka mau (menari erotis di tempat umum). Tiga penari ini datang sendiri, kooperatif dengan petugas," jelasnya.

Kepolisian sudah berupaya maksimal dalam penanganan kasus tersebut sebab izin yang diajukan kepada kepolisian sebelumnya tertulis organ tunggal dan pentas dangdut. Namun, saat sesi pencucian kendaraan bermotor, acara justru diselingi tarian erotis.

Akibat peristiwa tersebut, empat tersangka berinisial H, B, Al dan EE dikenakan pasal 33 Undang-Undang nomor 44/2008 tentang Pornografi, sedangkan penarinya dikenakan pasal 34.

Peristiwa tersebut juga memunculkan aksi keprihatinan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Jepara dengan menggelar demo untuk menolak pornografi serta mengecam adanya pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini, Jepara, saat perayaan ulang tahun salah satu klub motor.