PP Muhammadiyah Mengecam Serangan Amerika dan Sekutunya Ke Suriah

Serangan kepada Suriah oleh AS dan sekutunya, justru akan memperkeruh suasana

PP Muhammadiyah Mengecam Serangan Amerika dan Sekutunya Ke Suriah

Dr. H Abdul Mu'ti, saat Konfrensi Pers di Kantor pusat PP Muhammadiyah Jakarta, Selasa (17/4/2018). (Foto: Ronalds)

Jakarta, BerlimaNews - Terkait serangan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis ke Suriah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan pernyataan sikap tegas. Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr. H Abdul Mu'ti, serangan tersebut  hanya akan memperburuk keadaan dan memperkeruh kekisruhan politik yang terjadi di Suriah.

Pengambilan keputusan tentang kondisi yang terjadi di Suriah, harus di ambil dengan hati-hati. "Pengambil keputusan di suriah harus sangat hati-hati, ini  mirirp ketika Amerika mencari mandat internasional saat akan menyerang Irak," ujar Dr. H Abdul Mu'ti, saat Konfrensi Pers di Kantor pusat PP Muhammadiyah Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Berikut pernyataan sikap dari PP Muhammadiyah, dimana ada lima point yang disampaikan. 

1. Memgecam serangan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis ke Suriah dan mendesak kekuatan proxy yang terlibat untuk menyelesaikan konflik Suriah sesuai keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Serangan ini, merupakan pelanggaran kedaulatan Suriah dan bertentangan dengan hukum internasional. Atas Alasan apapun, serangan tersebut hanya akan semakin memperburuk keadaan dan memperkeruh kelisruhan politik yang terjadi di Suriah.

2. Mendesak negara-negara adikuasa untuk tidak menjadikan Suriah sebagai arena pertempuran (battlefield) konflik kepentingan mereka. Semua pihak hendaknya bisa menahan diri, agar situasi bisa lebih kondusif dan belajar dari sejarah yang tidak membuat sejarah baru yang lebih buruk dari apa yang telah terjadi di masa lalu dan masa kini.

3. Mendorong transisi damai menuju Suriah yang sejahtera, damai dan bermartabat dengan mediasi PBB. Suriah adalah salah satu negara yang menyimpan kekayaan peradaban manusia dan agama-agama besar di dunia. Perdamaian di Suriah, adalah sebuah keniscayaan untuk menyelamatkan peradaban dunia.

4. Mendesak pemerintah Indonesia untuk lebih aktif, dan mengambil prakarsa perdamaian di Suriah. Baik melalui PBB, maupun komunikasi dengan pemerintah negara-negara yang terlibat dalam konflik dan kepentingan politik Suriah.

5. Mengajak kepada bangsa Indonesia terutama umat muslim, memanjatkan doa untuk keselamatan, perdamaian dan berakhirnya tragedi kemanusiaan yang diamalami bangsa dan negara Suriah.