Tambahan Libur Lebaran Tekan Kepadatan Arus Mudik Lebaran

Penambahan libur itu buat menekan kepadatan arus lalu lintas saat arus mudik, dan memberikan pemudik waktu lebih luas buat menentukan perjalanan pulang kampung.

Tambahan Libur Lebaran Tekan Kepadatan Arus Mudik Lebaran

Ilustrasi mudik lebaran

Jakarta, BerlimaNews -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan, jumlah libur tambahan dan cuti bersama Idul Fitri tetap diberikan tahun ini. Alasannya, penambahan libur itu buat menekan kepadatan arus lalu lintas saat arus mudik, dan memberikan pemudik waktu lebih luas buat menentukan perjalanan pulang kampung.

"Agar tak mengganggu kepadatan lalu lintas, jadi dua hari (rencana tambahan libur) itu akan kita harap akan memperlancar lalu lintas," kata Asman di Jakarta, Senin (16/4).

Libur Idul Fitri tahun ini, kata Asman, rencananya akan ditetapkan lebih awal supaya masyarakat bisa lebih awal melakukan perjalanan pulang kampung. Akan tetapi, menurut dia gagasan itu masih perlu dibahas bersama dengan Menteri Agama Lukman Hakim dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. 

Sesuai Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB, cuti bersama dalam rangka perayaan lebaran 2018 ditetapkan pada 13, 14, 18, dan 19 Juni 2018.

Keputusan itu mengacu Surat Keputusan Bersama tiga menteri, yaitu Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor 01/Skb/Menpan-RB/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018. Penetapan cuti bersama dibuat dengan perkiraan perayaan lebaran jatuh pada 15-16 Juni 2018.

Asman mengatakan sedang perumusan kebijakan dalam Surat Keputusan Bersama tiga kementerian yakni, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sudah dalam tahap akhir.

"Ini sudah diproses kebijakannya, sekarang lagi difinalkan. Segera akan kita umumkan," ujar Asman.