Tersangka Pembunuhan Pesiunan TNI AL Ditangkap Saat Akan Tawuran

Dari ciri-ciri tato ditubuhnya, Polisi berhasil mengungkap pembunuhan pensiuanan TNI AL di Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis, RT 7, RW 6, Nomor 18, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan

Tersangka Pembunuhan Pesiunan TNI AL Ditangkap Saat Akan Tawuran

Ilustrasi Penangkapan. (Istimewa)

Jakarta, Berlimanews - Setelah melakukan penyidikan, pihak Kepolisian akhirnya bisa meringkus pelaku S (20) dalam kasus pembunuhan terhadap pensiunan TNI AL bernama Hunaedi beberapa waktu lalu. Polisi sempat mengalami kesulitan saat akan mengungkap kasus tersebut, namun ada sebuah ciri dari pelaku yang menjadi pentunjuk bagi polisi.

Dalam rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi, Polisi melihat bahwa ciri pelaku memiliki tato di lengannya sehingga mudah dikenali. “Salah satu tim melihat seseorang yang ada ciri khusus di tato lengannya. Di mana ciri itu sebelumnya sudah mulai teridentifikasi (dari CCTV). Seketika itu juga diamankan karena kecurigaan, ada kaitannya dengan pembunuhan Pondok Labu,” jelas Komisaris Besar Polisi Indra Jafar, Kapolres Metro Jakarta Selatan.  Kamis (12/4/2018).

Barang bukti pisau yang digunakan pelaku, juga disita Polisi saat penangkapan tersangka. Tersangka sendiri, tertangkap saat dirinya mengaku akan ikut tawuran. Setelah Poilisi melakukan Interogasi, akhirnya yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Aksi pembunuhan itu berawal ketika Hunaedi sedang mengaji di ruang tengah rumahnya di Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis, RT 7, RW 6, Nomor 18, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis 5 April petang.

Tiba-tiba, korban mendengar ada suara ketukan pintu yang berasal dari luar rumahnya. Saat korban membukakan pintu, tamu misterius itu langsung menyerang hingga korban tersungkur di lantai. Sopiah pun sempat melihat suaminya bergumul dengan pelaku sebelum melarikan diri. Hunaedi meregang nyawa karena mengalami dua luka tusuk di bagian dada kiri dan satu luka di lengan kiri.