Synthesis Development Persembahkan Jelita Berkarya

Jelita Berkarya menjadi tema, menyambut hari Kartini

Synthesis Development Persembahkan Jelita Berkarya

ki-ka : Fianty R Gosal, Diah K Wijayanti, Dhara Wyardhiati. (Foto: Ronalds)

Jakarta, BerlimaNews - Sebagai sebuah wujud komitment dari Synthesis Development, mengadakan acara Jelita Berkarya yang berlangsung pada Sabtu (7/4/2018) di Marketing Gallery Prajawangsa City, Jl. Pedati Selatan, Cijantung, Jakarta Timur. Program 'Indonesia is Me' dari Synthesis Development, diisi dengan acara talkshow, pementasan tari dan trunk show, dengan menghadirkan sosok wanita inspiratif Indonesia yang melestarikan budaya Indonesia.

Ketiga wanita ispiratif yang diundang, yakni Diah K Wijayanti, Pendiri Yayasan Belantara Budaya Indonesia, Fotografer dan Jurnalis, Dhara Wyardhiati, Fashion Designer dan Pemilik “Dhara” Clothing dan Fianty R Gosal, Project and Operational Director Synthesis Development. 

Melalui acara talkshow, para wanita tersebut berbagi cerita bagaimana akhirnya mereka bisa berbuat sesuatu yang bisa bermanfaat bagi diri sendiri, semua orang dan juga budaya Indonesia. 

Seperti yang dilakukan oleh Diyah Kusumawardani Wijayanti, yang memiliki keinginan memilki sebuah yayasan yang dibangun sendiri. "Awalnya saya melihat museum itu kok sepi, dan saya berfikir untuk membuka sekolah tari tradisional gratis dan saya tidak menyangka peminatnya cukup banyak dan setiap minggu terus bertambah," ceritanya. Saat ini tercatat, sudah ada 1428 anak yang belajar di yayasannya.

Lain halnya dengan Dhara Wyardhiati, dimana awalnya buta dengan batik yang sekarang dipakainya untuk menciptakan busana berciri khas Indonesia. "Awalnya buta tentang batik, setelah makin lama berkecimpung, batik tidak hanya sekedar gambar tetapi ada filosofinya jadi tidak sembarangan," ujarnya. Dalam satu bulan, ia mengatakan ada 250 baju yang harus dirancang dengan berbagai macam model yang eksklusif. 

Yang terakhir yaitu Fianty R Gosal, yang bekerja dibidang properti selama 25 tahun. Ruang lingkup kerja yang di dominasi para pria, tidak membuatnya lekas takut. "Saya mulai bergabung disini mulai dari seorang sales, dan akhirnya bisa menjadi Project and Operational Director. Untuk itu, yang terpenting adalah konsistensi dalam bekerja." Katanya.