Wisma Atlet Kemayoran Lebih Bagus dari Wisma Atlet Rio de Janeiro

Delegasi OCA memuji kualitas dari Wisma Atlet dan menganggap tempat tersebut lebih baik daripada Wisma Atlet di Olimpiade 2016, Rio de Janiero.

Wisma Atlet Kemayoran Lebih Bagus dari Wisma Atlet Rio de Janeiro

Ketua INASGOC, Erick Thohir

Jakarta, BerlimaNews - Kabar baik datang jelang gelaran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang Agustus mendatang. Olympic Council of Asia (OCA), menilai Wisma Atlet Kemayoran jauh lebih baik dari Wisma Atlet Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Penilaian OCA ini disampaikan langsung oleh Ketua INASGOC, Erick Thohir.

Erick menyebut bahwa delegasi OCA memuji kualitas dari Wisma Atlet dan menganggap tempat tersebut lebih baik daripada Wisma Atlet di Olimpiade 2016, Rio de Janiero. Kabar ini disampaikan Erick yang juga turut serta dalam rapat koordinasi persiapan Asian Games dan Asian Para Games di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, 5 April 2018.

Sedikit menjelaskan, Erick menyebut jika OCA mengambil kesimpulan bahwa Wisma Atlet Kemayoran setelah melihat detail keseluruhan fasilitas seperti ukuran kamar, panjang tempat tidur, hingga lokasi wisma atlet. “Standar wisma atlet itu dari OCA, di mana OCA sendiri sudah menyetujui dari segi ukuran kamar, panjangnya tempat tidur, serta lokasi wisma atlet. Dan, kalau kami lihat, kemarin ada statement yang mengatakan wisma atlet Asian Games lebih bagus daripada wisma atlet Olimpiade di Rio,” kata Erick.

"Jadi yang penting kami itu hanya mengikuti standar dari OCA. Dan, kemarin hasil ujicoba Test Event (Asian Games 2018), atlet yang tinggal di situ tidak ada yang komplain," ujarnya.

Sebelum ada pernyataan dari OCA, Erick mengaku sudah memprediksi bahwa Wisma Atlet Kemayoran akan mempunyai kualitas yang lebih bagus dari Wisma Atlet di ajang sekelas Olimpiade. Hal ini dikatakan Erick lantaran ia sudah mengetahui desain Wisma Atlet Kemayoran secara keseluruhan. “Dan itu sudah saya yakini sejak setahun yang lalu, sebelum itu jadi. Melihat dari jumlah gedungnya, tata letaknya dan loksinya, saya yakin bisa lebih bagus,” kata Erick melanjutkan.

Namun demikian, Erick merasa masih ada kekurangan yang dialami oleh Wisma Atlet. Sektor transportasi dan kantong parkir yang ada di kawasan Kemayoran itu disebut Erick belum memadai. Tetapi, Erick mengaku sudah mempunyai solusi terhadap kendala tersebut. “Sekarang ini yang kami harus perbaiki di Wisma Atlet itu adalah bus stop, kemarin agak sempit, sekarang bakal dilebarkan dan diperkuat. Dan, kami sendiri nantinya akan memperbaiki itu dengan membuat dua pintu, di mana ada pintu belakang dan pintu depan,” kata Erick.