Momen Syahrini Lepas Jaket di depan Hakim Bikin Heboh PN Depok

Sidang lanjutan kasus penipuan First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (2/4), menjadi magnet banyak pengunjung. Terlebih, kasus penipuan umrah itu menghadirkan selebrities kondang Syahrini.

Momen Syahrini Lepas Jaket di depan Hakim Bikin Heboh PN Depok

Penyanyi Syahrini dalam sidang kasus First Travel, di PN Depok, Senin (2/4).Penyanyi Syahrini dalam sidang kasus First Travel, di PN Depok, Senin (2/4). (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta, BerlimaNews -- Sidang lanjutan kasus penipuan First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (2/4), menjadi magnet banyak pengungjung. Terlebih, kasus penipuan umrah itu menghadirkan selebrities kondang Syahrini.

Kehadiran Syahrini di ruang sidang menjadi perhatian khusus. Bahkan, polah pelantun `Sesuatu` ini mengundang gelak tawa pengunjung.

Saat itu, Syahrini meminta izin kepada Ketua Majelis Hakim Sobandi yang untuk melepas jaket. Syahrini tak tahan dengan hawa panas di Ruang Sidang Cakra, PN Depok.

Syahrini sendiri menghadiri sidang itu dengan menggunakan pakaian hitam dibalut jaket biru tebal, kaus hitam, celana hitam ketat, bandana hitam, sepatu hitam hak tinggi, serta kacamata dengan kilau keemasan pada bingkainya.

"Mohon izin pak hakim, boleh saya lepas jaket? Saya kegerahan," ujar Syahrini.

"Apakah baju saudara sopan? Kalau sopan boleh," jawab Hakim Sobandi, disambut tawa dan teriakan pengunjung sidang.

Sembari mengelap keringat di leher dan mengibaskan kipas, artis yang akrab disapa Princess itu pun mengaku baju yang dikenakannya sopan dan memiliki lengan.

"Ada tangannya kok," timpalnya.

Ia kemudian membuka jaketnya. Pengunjung riuh. Syahrini menengok ke arah belakang dan menunjukkan gestur menutup bibir dengan satu jarinya.

Tak berhenti di situ, Syahrini berkali-kali diingatkan Hakim Sobandi untuk menghadap majelis hakim saat menjawab pertanyaan, baik dari hakim, jaksa, ataupun pengacara.

Syahrini selalu memaksakan diri menengok ke arah jaksa atau pengacara First Travel. Padahal posisi duduk Syahrini tidak memungkinkan.

"Saudara saksi menghadap ke depan saja biar tidak pegal. Ke depan kan juga lebih terang," canda Hakim Sobandi.

"Eh iya pak ini pegal sekali," Syahrini merespons, sambil mengibaskan rambutnya. Pengunjung sidang pun kembali berurai tawa. 

Dalam sidang ini, Syahrini hadir sebagai saksi. Dia pernah berangkat umrah dengan First Travel bersama kedua belas keluarganya.

Syahrini mengeluarkan total Rp197 juta untuk membiayai umrah dengan fasilitas vvip. Padahal harga tersebut adalah harga paket umrah reguler.

Sebagai gantinya, Syahrini membantu membuat video promosi First Travel selama sembilan hari berumrah mulai tanggal 26 Maret 2016.

"Yang 12 orang ini membayar biaya reguler, dengan fasilitas VVIP dengan ganti saya membantu video promosi First Travel," katanya.