Berburu Kopi Single Origin Andalan Di Jakarta

Single Origin adalah adalah asal mula atau sumber pertama tempat kopi itu berasal. Umumnya, single origin selalu mengacu kepada satu wilayah, tempat, atau daerah spesifik dan tak bisa direkayasa.

Berburu Kopi Single Origin Andalan Di Jakarta

Ilustrasi kopi dengan biji single origin

Jakarta, BerlimaNews – Bagi kamu pecinta kopi pastinya sudah sangat paham dengan istilah Single Origin. Yap, benar. Single Origin adalah adalah asal mula atau sumber pertama tempat kopi itu berasal. Umumnya, single origin selalu mengacu kepada satu wilayah, tempat, atau daerah spesifik dan tak bisa direkayasa.

Untuk kamu yang ingin berburu kopi dengan single origin, berikut adalah lima coffee shop di Jakarta dengan berbagai kopi single origin andalannya yang dirangkum dari CNN

1. Pigeonhole Coffee Chapter 2

Coffee shop ini sebenarnya berpusat di Bintaro, sehingga Pigeonhole Menteng diberi embel-embel 'Chapter 2'. Memasuki coffee shop ini, mungkin agak bingung karena kafe ini tak berdiri sendiri. Ia bergabung dengan kafe, bakery dan juga barbershop. Tak perlu khawatir, Pigeon Hole berada tepat sebelah area parkir.

Kafe ini menyediakan berbagai macam kopi single origin, baik lokal maupun impor. Menariknya, mereka punya Mother Pigeon alias tempat untuk roasting biji kopi yang terletak di kawasan Pondok Indah.

2. Kopikina

Meski kedai kopi ini tak seberapa besar, tapi jangan salah, koleksi single origin mereka sangat banyak. Salah satu staf kedai, Gregorius Rezero Agung Kumoro, jenis biji kopi bisa lebih banyak dari biasanya pada hari tertentu. Jika dihitung, ada sekitar 23 toples biji kopi lokal yang berjajar di rak

Dari sekian jenis varian biji kopi, rasa penasaran jatuh pada Abyssinia Pantan Musara Madu Hitam. Istilah 'madu hitam' tak berarti kopi dicampur dengan madu. Istilah ini mengacu pada proses pasca panen yang disebut dengan honey process. Madu hitam berarti lendir pada biji kopi turut dijemur sehingga biji kopi berwarna gelap. Mengutip dari laman resmi kopikina, pada proses madu, semakin gelap maka semakin kopi mendekati citarasa natural.

3. Ruang Seduh

Di kawasan Kemang, terdapat sebuah kedai kopi dengan lokasi agak 'tersembunyi'. Berada di balik toko buku Aksara, kedai kopi Ruang Seduh menawarkan suasana homey yang tenang.

Di 'laboratorium' serba putih ini, ia menyiapkan kopi Panen Raya dari Jawa Barat. Kopi ini cenderung fruity dengan citarasa asam khas buah jeruk. Berbeda dengan kedai-kedai kopi lain, untuk manual brewing, Ruang Seduh hanya menyediakan satu proses yakni walkure.

Prosesnya mirip dengan V60, tapi tanpa kertas penyaring. Saringan sudah tertanam pada wadah. Pada V60, kopi yang dihasilkan lebih clean, karena minyak pada kopi tertahan pada kertas. Namun, untuk proses walkure, minyak masih ikut tercampur pada ekstrak kopi dan mampu memberi citarasa lebih seimbang atau balance.

4. Tanamera Coffee

Kedai kopi ini tersebar di beberapa sudut Jakarta, seperti One Pacific Place, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Thamrin City, dan Pantai Indah Utara, tapi ia juga membuka kedai di Summarecon Digital Center, Gading Serpong.

Tanamera menyediakan 10 menu single origin seperti Toraja Sapan, Malabar Natular, Aceh Gayo, dan Rasuna Natural. Salah satu yang banyak dipesan adalah Toraja Natural. Karakteristik rasa dan aromanya yang kuat membuat kopi toraja menjadi salah satu unggulan di Tanamera Coffee.

5. Coffee Smith

Meski ukuran kafenya tak besar, namun Coffee Smith tetap jadi incaran banyak pecinta kopi lokal. Dengan konsep menyerupai gudang dengan tembok 'kerikil' tak halus yang bercat putih, kedai ini hanya hanya didekor dengan satu botol bunga potong yang minimalis namun manis.

Coffee Smith menghadirkan berbagai varian biji kopi single origin dari Indonesia, sebut saja Pasundan Honey, kerinci kayu aro, sampai saribu dolok. Kopi yang digunakan Coffee Smith sangat beragam tidak hanya dari Indonesia, tetapi dari berbagai negara, seperti Afrika dan Karibia.