Bupati Cantik Talaud, Sri Wahyumi Manalip Ngaku Belum Terima SK Penonaktifan Dirinya

Sri Wahyumi Manalip, Bupati Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara dinonaktifkan dari jabatannya lantaran dua kali pergi ke Amerika Serikat (AS) dalam waktu sebulan.

Bupati Cantik Talaud, Sri Wahyumi Manalip Ngaku Belum Terima SK Penonaktifan Dirinya

Sri Wahyumi Manalip, Bupati Kepulauan Talaud. (istimewa)

Bupati Cantik Talaud, Sri Wahyumi Manalip Ngaku Belum Terima SK Penonaktifan Dirinya
Jakarta, BerlimaNews -
Sri Wahyumi Manalip, Bupati Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara dinonaktifkan dari jabatannya lantaran dua kali pergi ke Amerika Serikat (AS) dalam waktu sebulan.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerima dan mengecek laporan soal pergi tanpa izin tersebut. Sri juga telah mengakui hal itu. "Atas laporan daerah, bupati tersebut sebulan 2 kali pergi ke Amerika tanpa izin. Tim Kemendagri datang dan cek ke Pemda Sulut dan Kabupaten Talaud. Bupati mengakui tanpa izin," kata Tjahjo.

Pemberhentian Sri Wahyumi Manalip ditetapkan melalui Surat Keputusan Pemberhentian Sementara bernomor 131.71-17 Tahun 2018 yang ditantandatangani oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Bupati berparas cantik ini dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya Pasal 76 ayat 1 huruf I dan huruf J.

Dalam ketentuan perundangan itu, Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah yang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dikenai sanksi pemberhentian sementara selama 3 bulan.

"Paspor yang saya gunakan ke sana adalah paspor reguler, dan saya ke sana sendiri tidak membawa staf. Saya juga tidak menggunakan anggaran daerah," ujar Sri Wahyumi, Sabtu (13/1/2018), menanggapi pemberhentiannya tersebut.

Seperti dilansir Kompas.com, Sri Wahyumi mengaku belum menerima SK Mendagri tersebut sehingga masih mengangap dirinya sebagai Bupati Talaud yang definitif.