Setelah Bocah Ingusan, Kini Beredar Video Porno Diperankan Pelajar

Belum usai publik digemparkan oleh video porno yang dilakukan bocah ingusan dan wanita dewasa. Kini publik kembali dikejutkan dengan video serupa, namun pemerannya dari kalangan pelajar.

Setelah Bocah Ingusan, Kini Beredar Video Porno Diperankan Pelajar

Ilustrasi (ist)

Ngawi, BerlimaNews - Belum usai publik digemparkan oleh video porno yang dilakukan bocah ingusan dan wanita dewasa. Kini publik kembali dikejutkan dengan video serupa, namun pemerannya dari kalangan pelajar.

Dalam sepekan terakhir, warga Ngawi, Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya video porno yang dilakukan oleh sepasang sejoli berinisial DM dan PT. Keduanya melakukan adegan layaknya suami istri di salah satu kamar kos.

Belakangan terkuak, pelaku wanita dalam video tersebut diduga siswa di salah satu SMK di Ngawi.Pihak sekolah, saat berusaha dikonfirmasi oleh beritajatim.com, terkait keberadaan video mengakuinya.

Bahkan membenarkan pameran perempuan adalah siswa SMK tersebut. "Iya benar yang perempuan siswa sekolah sini. Kalau yang laki-laki saya tidak tahu," kata Sutrisno, Humas SMK si pelaku melalui telepon.

Namun, lanjut dia, siswa tersebut sudah keluar dari sekolah. Pemeran telah keluar semenjak videonya marak beredar di masyarakat. "Kami hanya bisa menyerahkan semua kepada pihak terkait. Biar pihak polisi yang menyelesaikannya," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Ngawi sepekan terakhir heboh. Pasalnya tersebar video mesum yang diduga diperankan oleh sepasang pelajar.

Entah apa yang ada dipikirkan sepasang pelajar salah satu SMK di Ngawi. Perbuatan mesum mereka terekam kamera dari satu handphone ke handphone lain. Dari warga satu ke warga lainnya. Rekaman adegan mesum itu berdurasi 37 menit. Video itu layaknya suami-istri. Di sebuah kamar, keduanya tidak memakai satu pun pakaian.

Dugaan awal, kedua sepasang sejoli berinisial DM dan PT memang merekam aksi mesum. Sebelum akhirnya tersebar luas ke khalayak ramai. "Sudah sepekan beredar. Saya dapatnya juga dari teman saya. Penasaran saja. Katanya siswa di Ngawi," kata Nugroho salah satu warga.

Sementara, Arif Mustofa, mengaku tidak menyangka. Apalagi Ngawi berjuluk Kota Ramah. "Kok bisa ada adegan tidak senonoh direkam dan tersebar," bebernya.