Keroyok Farhat Abbas, Vicky Prasetyo Terancam Masuk Bui

Pengacara Farhat Abbas melaporkan peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh Vicky Prasetyo ke Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2018). Peristiwa pengeroyokan dilakukan Vicky dan keluarganya, saat siaran langsung Pagi Pagi Pasti Happy.

Keroyok Farhat Abbas, Vicky Prasetyo Terancam Masuk Bui

Peristiwa pengeroyokan dilakukan Vicky dan keluarganya, saat siaran langsung Pagi Pagi Pasti Happy. (istimewa)

Jakarta, BerlimaNews - Pengacara Farhat Abbas melaporkan peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh Vicky Prasetyo ke Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2018). Peristiwa pengeroyokan dilakukan Vicky dan keluarganya, saat siaran langsung Pagi Pagi Pasti Happy.

Kala itu, Farhat mengungkapkan mengenai penipuan berlian. Seperti dilansir VIVA, Vicky tak terima diperlakukan demikian. "Saya dikeroyok sama Vicky dan keluarganya. Saya laporan ke Polda," ujar Farhat.

Farhat juga telah melakukan visum di Rumah Sakit Jakarta, terdapat luka memar bagian dada dan tangannya. Mantan suami Nia Daniaty ini mengatakan, Vicky dan keluarganya takut aibnya dibongkar mengenai kasus penipuan dan penggelapan.

"Ketakutan itu pasti ada. Sehingga, mulutnya cuma ngomong Farhat cari panggung, bikin onar. Padahal kan, perbuatan dia (Vicky), bukan perbuatan saya. Ibaratnya, itu saking sakitnya kayak gigit lidah sendiri (Vicky)," ujar dia lagi.

Farhat masih bersyukur, saat pengeroyokan ia sempat dilerai oleh sejumlah kru televisi. "Kalau enggak (dilerai), habislah, lima lawan satu," ungkap dia.

Akibat aksinya ini, Vicky terancam dihukum penjara. "Iya dapat ditahan, 12 tahun penjara," ucap Farhat.