Sandi Uno Sayangkan Ada Menteri yang Kabari Dirinya Berita Hoaks

Tadi ada seorang menteri ngirim ke saya sebuah berita, bagus sih beritanya. Ini visioner. Saya bilang mau mendukung

Sandi Uno Sayangkan Ada Menteri yang Kabari Dirinya Berita Hoaks

Wakil Gubernur Sandiaga Salahudin Uno

Jakarta, BerlimaNews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengungkap, ada salah seorang menteri yang menyebarkan berita hoaks kepadanya, terkait Asian Games 2018. Lebih jauh diceritakan Sandi, ia menerima kabar tersebut langsung dari sang menteri. Merasa tertarik, ia pun ingin bermaksud dukungan terhadap program yang disebutkan dalam informasi tersebut. 

Sandi mengaku bahkan sudah menghubungi jajarannya terkait informasi tersebut. "Tadi ada seorang menteri ngirim ke saya sebuah berita, bagus sih beritanya. Ini visioner. Saya bilang mau mendukung," ujar Sandiaga di Masjid Nurul Iman, Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (07/01/2018).

Apa lacur, tak lama setelah itu, sang menteri kembali menghubunginya dan mengatakan bahwa kabar itu hoaks . "Tahu-tahu sekitar 20 menit setelah itu dia bilang, eh Pak Wagub, sorry itu hoaks," kata Sandi.

Sandiaga mengatakan sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Pejabat setingkat menteri seharusnya lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan meniru sifat Rasulullah SAW, yaitu tabligh atau menyampaikan. "Ini setingkat menteri, nyampein bahwa berita itu hoax, bohong beritanya. Nah mereka aja belum bisa menerapkan apa yang Rasulullah SAW sampaikan, kita harus tabligh menyampaikan kebaikan kebenaran," ujar politikus Gerindra ini.

Sandiaga enggan menyebutkan identitas sang menteri. Namun, ia menyebutkan, informasi tersebut terkait dengan perekrutan tenaga sukarela di ajang Asian Games 2018. "Dibutuhkan 30 ribu volunteers dan saya seneng banget gitu lho karena di Jakarta banyak banget volunteers dan gajinya katanya Rp 600 ribu per hari. (Upahnya) Rp 600 ribu per hari, wah pasti banyak banget yang mau ikut," kata dia.

Bagi Sandiaga, ini merupakan pembelajaran bagi seluruh masyarakat Indonesia. Para warga harus memastikan bahwa informasi yang disampaikan sudah terverifikasi, valid, tidak memecah belah, dan tidak menyakiti hati orang lain.

Sejauh penelusuran, berita hoaks terkait Asian Games 2018 memang menyebar dalam beberapa hari terakhir. Berikut hoaks yang dimaksud: "Bapak ibu yg punya saudara/putra/i yg mau ikut melamar jadi volunteer Asian Games XVIII Th 2018 yg akan dialaksanakan 18 Agustus sd 2 September 2018, bisa melamar. Persyaratan di antaranya: Mahasiswa, 18 tahun, penampilan menarik, fasih berbahasa asing, inggris, cina, jepang, dll. Dibutuhkan 10.000 volunteers untuk event di Jkt dan 2.000 volunteers utk event di Palembang. Honor volunteer Rp 600.000/hari. Silakan akses informasi lengkap ke www.volunteer.asiangames2018.id."

 

 

republika