Taman Pelangi Dongkrak Pengunjung Taman Satwa Taru Jurug

Sejak beroperasinya Taman Pelangi pada Desember lalu membuat kunjungan warga ke TSTJ meningkat berkali-kali lipat

Taman Pelangi Dongkrak Pengunjung Taman Satwa Taru Jurug

Taman Satwa Taru Jurug dengan Salah Satu Koleksi Satwanya

Solo, BerlimaNews - Kehadiran Taman Pelangi diklaim ampuh mendongkrak pengunjung Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Direktur Perusahaan Daerah TSTJ Bimo Wahyu Widodo mengatakan sejak beroperasinya Taman Pelangi pada Desember lalu membuat kunjungan warga ke TSTJ meningkat berkali-kali lipat. Hingga tutup tahun, jumlah wisatawan yang masuk ke TSTJ mencapai 417 ribu orang atau melampaui target yang ditetapkan manajemen TSTJ yakni sebanyak 400 ribu pengunjung. 

Alhasil, Bimo pun optimistis pengunjung yang datang hingga penghujung 2018 nanti akan melebihi angka kunjungan tahun sebelumnya. Manajemen TSTJ menargetkan wisatawan yang datang pada tahun ini bisa melampaui 1 juta pengunjung. Terlebih, kata dia, TSTJ bakal menghadirkan sejumlah wahana bermain baru untuk memancing minat warga agar berwisata ke taman satwa. "Dengan semua ini kami optimis target sejuta pengunjung itu terpenuhi, apalagi kan dari Cikal Bintang Bangsa juga akan melanjutkan membangunnya," tutur Bimo pada Jumat (05/01/2018). 

Tahun ini, manajemen TSTJ bersama PT Cikal Bintang Bangsa yang juga merupakan pengelola Taman Pelangi berencana untuk membuat monorel. Selain dengan PT Cikal Bintang Bangsa, manajemen TSTJ juga sedang menjajaki kerjasama dengan PT Warna Buana yang siap berinvestasi di taman satwa. 

Bimo mengatakan PT Warna Buana kepincut untuk mengisi lahan komersil di taman satwa yang masih menyisakan sekitar 2 hektar. Di lahan tersebut, PT Wahana berencana membangun wahana permainan baru. Meski demikian, Bimo belum mau menyampaikan wahana baru yang akan dibuat PT Wahana Buana.  "Kami sudah bertemu dengan investornya dan tertarik, kalau sudah pemaparan kosep kami akan kasih tahu  wahananya yang jelas bukan waterboom," katanya. 

Sementara itu, kendati jumlah pengunjung taman satwa terus membludak, kata Bimo, pihaknya tak menaikan harga tiket masuk ke taman satwa. Pada kerja, tiket masuk  TSTJ masih dijual dengan harga Rp 12 ribu per orang. Sedangkan pada hari libur, tiket dijual Rp 15 ribu per orang. Sementara jika ada event-event tertentu harga tiket dijual Rp 20 ribu per orang. 

Direktur PT Cikal Bintang Bangsa, Agung Riyadi mengatakan  taman pelangi telah menjadi ikon baru bagi Solo yang mampu menyedot wisatawan dari berbagai daerah. Warga bisa mengunjungi taman pelangi mulai pukul 17.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB hanya dengan harga tiket Rp 20 ribu per orang di hari kerja dan Rp 25 ribu pada akhir pekan. Sedangkan untuk wahana baru yakni monorel, kata dia, akan dibangun di atas danau sehingga warga bisa melihat seluruh sudut taman satwa. "Pada pembangunan tahap kedua ini ada beberapa permainan, dan monorel dengan kecepatan lima kilometer per jam juga kita akan bangun di atas danau," katanya.