Hanya Empat SMP Ikuti UNBK di Kabupaten Banjar

Tidak ada paksaan sekolah untuk mengikuti UNBK

Hanya Empat SMP Ikuti UNBK di Kabupaten Banjar

Ilustrasi UNBK

Banjarmasin, BerlimaNews.com - Ketika seluruh madrasah tsanawiyah (MTs) baik swasta maupun negeri melaksanakan program Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tahun ini di tingkat SMPN di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Banjar, hanya ada empat sekolah yang mengikuti UNBK. Padahal, tahun lalu ada 12 SMP di Kabupaten Banjar yang mengikuti program UNBK.

Kasie Kurikulum Disdik Banjar, A Nadriansyah membenarkan bahwa tahun ini sekolah di bawah Disdik yang mengikuti UNBK hanya empat sekolah yakni SMPN 1 Martapura, SMPN 2 Martapura (Dulu SMPN 3), SMPN 3 Martapura (dulu SMPN 4 Martapura), dan SMP Tahfizul Quran Cindai Alus. Pihaknya melemparkan kepada sekolah melaksanakan UNBK ataukah tidak. 

Ternyata, hanya empat sekolah itu yang melaksanakan. “Empat sekolah itu juga masih menumpang yakni SMPN 1 ke SMAN 1 Martapura dan SMPN 2 dan SMPN 3 Martapura menumpang ke SMKN 1 Martapura. Sedang SMP Tahfizul Quran Cindai Alus menumpang ke Darul Hijrah Putri,” katanya.

Sebenarnya, kata Nadriansyah, tidak ada paksaan sekolah untuk mengikuti UNBK. Pihaknya hanya menawarkan ke sekolah. Pada umumnya, mereka yang tahun lalu mengikuti UNBK memilih untuk tidak melaksanakan dengan alasan biaya. “Perlu biaya melatih operator, menyiapkan server, komputer dan juga jaringan. Biayanya terlalu besar. Dulu sekolah yang bisa melaksanakan mandiri akan dibantu tetapi nyatanya tidak ada,” katanya.

Sekolah yang terdaftar mengikuti UNBK, lanjutnya, selain empat sekolah di bawah kewenangan Disdik juga ada sebanyak 56 sekolah MTs di bawah Kemenag Banjar. Dia merinci, untuk MTs ada sebanyak sembilan MTs Negeri dan 47 MTs swasta. “Sedangkan sekolah yang telah mengikuti simulasi, yakni ada 23 mandiri dan ada 26 yang gabung,” katanya.